Friday

Sedarlah dan bangunlah dari dibuai mimpi....



Apa yang belaku samada baik atau buruk musibah atau kenikmatan semuanya adalah satu rahmat dari Maha Suci Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana serta Maha Teliti didalam setiap apa yang belaku. Diri kita sendiri yang telah menzalimi diri sendiri kerna gagal  bermuhasbah diri     dan selalu berburuk sangka terhadap apa yang belaku. Gagal merenungkan situasi apakah hikmah yang Allah cuba sampaikan atau memberikan kita pengajaran yang sangat sangat berharga dan tinggi nilainya yang tak bisa dapat dimana mana. Bak kata kata ini : orang lain tak dapat tapi kita dapat kerna Maha Suci Allah, Maha Bijaksana dan Maha Pengampun dan Maha Pemberi. Maha Suci Allah akan memberi pada siapa saja rahmatnya yang Dia kehendaki, tiada siapa pun bisa dapat menghalangnya. Ambilah hikmah dan iktibar yang diberikan dengan berlapang dada dan bersyukur diatas kejadian apa saja yang belaku. Jangan cepat melatah atau menunding jari atau berprasangka buruk pada sesiapa saja. Tindakkan  begitu akan merugikan diri sendiri dan menzalimi diri sendiri.

Belaku adillah terhadap setiap apa yang belaku, kerna keadilan akan membukakan ruang untuk diri mengetahui dimana silap dan kelemahannya. Mengakulah yang diri itu mempunyai kelemahan dan dhaif dalam banyak hal. Jangan sampai kita dibutakan hati dan mata dik kezaliman yg telah diri lakukan. Ditipu dan diperdayakan olih hawa nafsu yang durjana dan bermaharajalela didalam kehidupan kita seharian.Terkadang hawa nafsu bisa berselidung disebalik kebaikan dan kehidupan seharian...berhati hatilah azab yg tersangatlah pedih menunggu diakhirat kelak. Jangan sampai kita lalai dan lupa akan hal hal yang tak bermanfaat, yang akan nanti melibatkan diri kita terbelenggu dgn keindahannya, terlena dibuai illusi illusi yg belum tentu manfaatnya dan sia sia belaka.  Kerja hawa nafsu sememangnya akan memberikan arahan supaya diri lalai dan melupakan akan apa yang telah diamanahkan pada diri sebelum kita dikeluarkan kedunia yang fana ini.


Yang bijaksana hanya pada Maha Suci Allah yang Maha Mengetahui. Allah S.W.T  Maha Kaya, Dia tidak memerlukan apa apapun dari diri kita  Tetapi diri kitalah yang sangat memerlukan Allah yang Maha Pemberi dan Maha Pengampun diatas kezaliman yang diri kita telah lakukan. Setiap kezaliman yang kita lakukan akan kita tonton sendiri diakhirat kelak dgn penuh rasa kesal dan kecewa. Disaat itulah sudah terlambat..tiada taubat yang akan diterima, disaat itu jualah tiada lagi siapa yang dapat membantu kecuali dengan Rahmat Maha Suci Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.....Semoga diberikan rahmat serta keredhaanNya terhadap apa yang belaku.....


1 comment:

Anonymous said...

Terima kasih atas informasi menarik