Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dengan pujian yang meliputi segala nikmatNya dan mencukupi segala tambahan nikmayNya. Ya Allah! bagiMu segala puji sebagaimana keAgunganMu. Segala puji bagiMu yang telah menciptakan diri ini yang memberikan rezeki, hidayah, ilmu, menyelamatkan dan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan...Allahu Akhbar...Allah Allah Allah Hu
Demi masa yang berlalu dengan begitu cepat dan pantas dengan tidak disedari. Jiwa ini bertanya sendiri adakah diri telah mengisikan masa yang berlalu itu dengan berfaedah dan bermanfaat pada diri ini dan pada mereka? Adakah diri ini telah membiarkan masa itu berlalu dengan begitu saja tanpa melakukan sesuatu pada diri ini dan juga disekeliling yang ada?
Ya Allah ...Dikau selalu menuntun diri ini, Dikau selalu memperhatikan diri ini...Setelah sekian lama Dikau menuntut diri ini, dikau tetap sabar kerna Dikau, Maha Penyabar, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dikau tidak jemu jemu menuntun jiwa dan hati insan ini. Dikau sangat mengetahui apa saja terdetik dihati jiwa insan ini, setiap gerak yang terlintas pasti Dikau ketahui, Dikau, Maha Mengetahui serta Maha Mengurus, mengurusi segala urusan dunia dan akhirat mengikut kehendakMu yang terbaik disisiMu.
Insan inilah yang buta dan buta untuk melihat dan membuka mata hati ini...Alhamdulillah, namun insan ini bersyukur kerna Dikau belum mengunci dan menutupi mata hati ini. SubhanaAllah... Alhamdulillah.. Allahu Akhbar... Dikau, Maha Besar, Maha Agung, Maha Perkasa, Maha Suci Allah, Dikaulah tempat jiwa insan ini bergantung dan berharap. Hanya padaMu diri ini berserah kerna diri ini tiada daya...cukuplah hanya Dikau pelindung dan penghibur diri ini. Malu...malu diri ini padaMu kerna tak mampu untuk membalas dan membayar kembali segala nikmat kurniaanMu. Terlalu banyak nikmat kurniaanMu untuk dimanfaatkan. KeEhsananMu terhadap diri ini membuat diri ini malu padaMu dan malu pada Rasulullah s.a.w...
Kesedaran yang Dikau berikan akan dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan berusaha setiap detik dan masa yang akan menjelang...Masa yang ada selagi hayat dikandung badan itulah yang akan diri ini laksanakan sebaik mungkin mengikut yang terbaik disisiMu agar mendapat keRedhaanMu serta rahmatMu.
Allahumma solli wasallim ‘alaa sayyidinna Muhammadin wa’alaa aalihii ’adada kamaalillahi, wakamaa yaliiqu bikamaalih...Amin.
Alhamdulillah, bersyukur dan berterima kasih padaMu, Ya Allah! Maha Suci Allah, Dikau telah mengurniakan kami Nabi-Nabi serta Rasul-Rasul. Bersyukur padaMu kerna jiwa insan ini menjadi umat Nabi Muhammad s.a.w diakhir zaman ini dan jiwa insan ini sangat berbahagia jiwa dan raga... Ya Habibullah! dikaulah laksana matahari dan bulan purnama, Dikaulah cahaya diatas segala cahaya. Ya Habibullah idolaku, mentorku, Jejak langkahmu serta sunnah sunnahmu diri ini jadikan panduan serta motivasi untuk melalui perjalanan kehidupan seharian kehidupan jiwa insan ini. Al-Quran serta sunnahmu, dijadikan teman setia dan kamus rujukkan.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dengan pujian yang meliputi segala nikmatNya dan mencukupi segala tambahan nikmatNya. Ya Allah! bagiMu segala puji sebagaimana keagunganMu. Ya Allah! Semoga rahmat dan kesejahteraan tercurah keharibaan junjungan Nabi Muhammad s.a.w, keatas keluarganya dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah!...Sampaikanlah selawat dan salam jiwa ini...Ya Habibullah! kapan jiwa ini dapat bertemu dengan mu? Jiwa insan ini serahkan pada Maha Suci Allah...Ya Allah! Dikau lebih mengetahui apa yang tersemat dan tersirat di sanubari hati ini...Ya Allah...Ya Rahhman, Ya Rohim, Ya latiff, ....Ya Rabbul Alamin!...Amin...Amin...Amin.